Suksesi Kekuasaan ala MAR dalam Autobibliografi


Fokus di buku, jangan orang yang lumutan dua hari di penjara. Siang tadi mampir toko buku social agency jalan kaliurang. Buku di genggaman ini penting sekali dalam hidupku. Pak MAR ini yang menyesatkanku di fisipol UGM dan sampai hari ini masih tersesat.

Buku Suksesi dan Keajaiban Kekuasaan karya M Amien Rais ini menyalakan api perlawanan dan anti kemapanan dalam diri anak anak muda, bukan hanya saya. Waktu smp sebagai ketua OSIS atau Ketua IPM saya mulai mengkliping apa saja yang ada bau reformasi dan MAR hingga SMA saya mengkliping koran jawa pos, sm, buletin gelap reformasi, poster, stiker yang kira kira ada MAR. Hidup bergairah sekali diselimuti jiwa anti otoriter dan lagi lagi mengantarkan saya sebagai ketua umum OSIS SMA paling keren di kabupaten lamongan dan sekitar. Intinya, ketika orang menghina dinakan tokoh reformasi ini, ketika membaca kejernihan dan orisinalitas pikiran MAR yang ditulis sejatinya tak ada sedikitpun alasan yang pas untuk tidak menghargainya sebagai anak atau orang tua bangsa. Anak anak kemarin sore belum melakukan apa apa berani dengan lantang mencaci, generasi dusta macam apa yang sedang dipanggungkan di media sosial? Seorang pembaca muda pasti dan tolong dipastikan harus berupaya keras berfikir adil, tengahan, dan tidak mengutuk yang tidak perlu. Lagian, orang yang dikutuk manusia sebenarnya adalah jenis manusia yang berbahaya bagi konsep kebenaran. Mau dihancurkan atau tidak tetap menyumbangkan hasanah pengetahuan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *