Muhammadiyah Jalan Lurus : Sebuah Karya Ulama Pesisir


Oleh : Roynaldy Saputro
( Guru dan Pegiat Literasi )

Siapa yang menyangka, bahwa didekat daerah saya lahir, pernah ada seorang ulama muhammadiyah yang dikenang dengan karya dan gerakannya. Ulama dengan sosok kharismatik tersebut bernama Ust Umar Hasyim. Saya sebenarnya pernah mengerti nama beliau ketika Sekolah Menengah Atas. Dalam suatu kesempatan ketika saya masuk ke kantor kepala sekolah. Terlihat foto berderet kepala sekolah dari masa berdiri hingga saat itu. Lantas saya lihat yang menjadi kepala sekolah ke satu adalah alm. Umar Hasyim. Ternyata beliau adalah salah satu pendiri dan kepala sekolah pertama Sekolah Menengah Atas tersebut. Tidak hanya itu, gagasan beliau tentang AUM tidak main-main. Selain SMA Muhammadiyah Mayong ( yang saya sebut diatas ) ada juga PKU Muhammadiyah Mayong, dan SD Muhammadiyah Blimbingrejo. Beliau juga menjadi tokoh berkembangnya dakwah muhammadiyah di desa tempat kelahirannya yaitu desa Blimbingrejo. Saya tertarik untuk mengulas beliau semenjak saya duduk diperkuliahan. Dalam kesempatan lain saya menemukan ternyata beliau pernah kuliah di Perguruan Tinggi yang sama dengan saya. Bahkan karya-karya beliau banyak. Tetapi saya baru tahu hanya satu karya beliau yang berjudul Muhammadiyah Jalan Lurus.

Umar Hasyim lahir di Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara, sebelah timur desa saya. Desa tersebut menjadi perbatasan antara kab. Jepara dan Kab. Kudus. Untuk tanggal, bulan, dan tahun lahir beliau saya belum mengetahuinya. Tahun kapan beliau meninggal pun saya tidak tahu. Akan tetapi beliau dalam perjalanannya tidak ada anak belaiau yang melanjutkan dakwahnya sehingga menurut beberapa sumber, yang melanjutkan perjuangan dakwah beliau adalah murid dan sahabat-sahabatnya serta sanak saudaranya.

Seperti yang saya katakan diparagraf pertama beliau pernah menulis buku berjudul Muhammadiyah Jalan Lurus dalam Tajdid Dakwah, Kaderisasi dan Pendidikan. Buku yang diterbitkan oleh Bina Ilmu dari Surabaya pada tahun 1990 dan diterbitkan ulang ketika muktamar 2010 di Yogyakarta itu memanglah sesuai dengan sepak terjang beliau dalam dunia dakwah, kaderisasi dan pendidikan. Beliau menjadi salah satu pelopor berdirinya AUM dibidang pendidikan, kesehatan, serta menerapkan dakwah dengan metode GJDJ ( Gerakan Jamaah Dakwah Jamaah ) di Ranting Blimbingrejo.

Buku Muhammadiyah Jalan Lurus Sendiri, bagi saya sangatlah fenomenal. Manakala dihadapkan pada kondisi ke muhammadiyahan daerah pesisir. Khususnya Jepara dan sekitarnya. Yang benar saja, dalam buku tersebut beliau berani mengkritik kondisi internal muhammadiyah dan melampirkan banyak keputusan-keputusan penting muhammadiyah selang waktu 1940- 1987. Buku yang menurut saya layak dijadikan pedoman ideologisasi Kemuhammadiyahan. Ya walaupun penulis tahu, dokumennya ( lampirannya ) hanya sampai pada tahun 1987. Akan tetapi menjadi hal yang sangat penting manakala kita sebagai generasi penerus mampu melihat kondisi kemuhammadiyahan di sekitar Jepara pada waktu itu dengan karya beliau.

Secara singkat saya akan menunjukkan apa saja yang ditulis beliau dalam bukunya. Buku ini terdiri dari 5 bab dan beberapa lampiran. Dalam bab pertama beliau menggunakan istilah “Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid, Antara Harapan dan Kenyataan “. Di akhir bab, beliau melakukan penelitian dengan metode angket di Desa Mayong Kidul Kab. Jepara mengenai perkembangan dakwah Muhammadiyah. Selain itu, di awal bab 1 ini ada contoh kasus dakwah di pesisir dan pedalaman jawa tengah.

Di bab 2 beliau mengarah kepada ” Muhammadiyah sebagai Gerakan Dakwah Islam, Antara Harapan dan Kenyataan”. Dalam bab ini berbicara tentang kehidupan ranting yang dibangun melalui pegajian dan gerakan jamaah dakwah jamaah. Hal ini beliau aplikasikan dalam sistem dakwah di Ranting Muhammadiyah Blimbigrejo. Yang sekarang ini menjadi salah satu ranting, dari segi kuantitas banyak dan segi kualitas juga cukup diperhitungkan. Dengan perkembangan amal, dari PAUD, SD, SMP dan Ponpes Modern serta AUM yang lainnya.

Bab 3 berbicara tentang ” Kaderisasi ; Masalah Terbesar Muhammadiyah Kurun ini “. Secara tegas beliau mengkritisi tentang permasalahan perkaderan serta program perkaderan muhammadiyah secara keseluruhan yang tidak terlalu efektif di jamannya. Mempertanyakan keberadaan Angkatan Muda Muhammadiyah serta memberi penjelasan tentang Angkatan Muda Muhammadiyah sebagai Pewaris, Penerus dan calon pemimpin Muhammadiyah. Beliau juha berpandangan bahwa kader adalah amanah dan tanggung jawab pimpinan. Jangan sampai pimpinan tidak ngopeni ( mengurus ) kader, apalagi membiarkan kader merasa hidup sendiri dijalam dakwah.

Bab 4 membicarakan tentang arah sekolah dengan judul sub bab ” Hendak ke Mana Sekolah-Sekolah Muhammadiyah? “. Dalam bab ini beliau menyampaikan tentang ciri khusus sekolah muhammadiyah. Menurut beliau sekolah muhammadiyah berbeda dengan yang lain karena disekolah muhammadiyah ada Pendidikan Ke-Islaman dan ke- Muhammadiyahan. Beliau juga menyampaikan tentang fungsi sekolah muhammadiyah. Tujuan dan fungsi itu beliau kutip dari Qaidah Perguruan Dasar dan Menengah yang diputuskan oleh PP Muhammadiyah dengan No. 06/PP/1988.

Bab 5 membicarakan tentang beberapa permasalahan. Membahas tentang membangkitkan muhammadiyah, memurnikan amal usaha muhammadiyah dan konsolidasi organisasi.

Yang saya review terakhir ini adalah tentang lampiran-lampiran yang dimuat beliau. Berikut saya sampaikan lampiran yang dimuat dalam buku Muhammadiyah Jalan Lurus.
1. 12 Langkah Muhammadiyah Tahun 1940
2. Langkah Muhammadiyah Tahun 1947
3. Langkah Muhammadiyah Tahun 1950
4. Langkah Muhammadiyah Tahun 1952-1956
5. Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959
6. Langkah Muhammadiyah Tahun 1959-1962
7. Pedoman Pelaksanaan Muhammadiyah Sebagai Gerakan Dakwah Islam dan Amar Makruf Nahi Munkar
8. Rumusan Pokok-Pokok Persoalan Tentang Ideologj Keyakinan Hidup Muhammadiyah
9. Rumusan Pokok-Pokok Tentang : ” Khittah Perjuangan Muhammadiyah”
10. Rumusan Pokok-Pokok Pikiran tentang Pembaharuan Pembinaan Kader dalam Persyarikatan Muhammadiyah
11. Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah
12. Khittah Perjuangan Muhammadiyah
13. Keputusan Muktamar ke-38 Tentang Program Muhammadiyah Periode 1971-1974
14. Program Muhammadiyah Tahun 1974-1977
15. Keputusan Muktamar ke-40 di Surabaya Bidang Program
16. Penjelasan 10 Garis Kebijaksanaan Pimpinan Muhammadiyah Tahun 1978-1981
17. Pedoman Hidup Beragama dalam Muhammadiyah
18. Panca Program ” Mapendappu”
19. Qaidah Perguruan Dasar dan Menengah Mujammadiyah
20. Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 5/PP/74
21. Pedoman kerja Pimpinan Muhammadiyah Majlis/Bagian Tabligh
22. Program Persyarikatan Muhammadiyah Periode 1985-1990
23. Penjelasan Kepribadian Muhammadiyah
24. Muqoddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah
25. Penjelasan Muqoddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah
26. Anggaran Dasar Muhammadiyah
27. Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah
28. Keputusan PP Muhammadiyah No. 17/PP/1987 tentang Qoidah Badan Pendidikan Kader Muhammadiyah

Sebelumnya penulis dengan penuh kesadaran memang belum begitu banyak tahu mengenai kiprah beliau dijalan dakwah. Akan tetapi tulisan ini diharapkan sebagai pemantik bagi pembaca sekalian yang lebih tahu tentang kiprah beliau guna pengumpulan informasi yang lebih banyak dan akurat. Dari beberapa sumber yang sempat saya ajak berdialog mengenai Alm. Umar Hasyim, memang mereka menyebutkan bahwa belum ada buku atau tulisan otentik yang dengan sengaja menceritakan tentang kiprah beliau. Maka penulis tertarik untuk mengawali supaya beliau beserta karyanya tidak akan tenggelam oleh sejarah dan terlupakan oleh generasi selanjutnya.


1 Comment

  1. Dengan membaca resensi buku Muhammadiyah Jalan Lurus dapat membuka wawasan kita, bagaimana perjuangan pendahulu kita berjuang membangun baik fisik maupun mental para anggota persyarikatan Muhammadiyah desa Blimbingrejo. Perjuangan pengkaderan para anggota sehingga akhirnya mereka benar menjadi Islam sejati. Semoga alm. Bapak Umar Hasyim mendzpat tempat yg sebaik2nya diSISI Alloh Swt dan kuburannya dijafikan taman2 syurga dan insyalloh dimadukkan ke syurga jannatun naim. Amin yra. Mas dimana saya dptkan membeli buku Muhammadiyah Jalan Lurus ini. Mohon infonya. Wassalam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *