Kabar Pustaka: Buku Baru ‘Menemani Minoritas’ Karya Najib Burhani


Dunia sedang mengalami krisis keberagaman yang serius. Ada normalisasi intoleransi & sikap diskriminatif pada kalangan minoritas. Apa yang disebut dalam konstitusi sebagai hak-hak yang sama sebagai warganegara, seringkali tidak berlaku penuh untuk minoritas. Kondisi ini sering diperparah dengan munculnya “political entrepreneur” yang merepresentasikan kelompok minoritas sebagai “unsur asing” yang harus disudutkan atau dibersihkan dari negara.

Ada berbagai upaya untuk melawan arus itu. Imbauan atas dasar HAM dan imbauan berdasar kewargaan yang setara tanpa pembedaan adalah contohnya. Namun pendekatan itu terkadang tak cukup. Bahkan keduanya sering dilihat sebagai wacana kosong karena terlalu jauh dari nilai-nilai warga negara yang berdasar atas agama. Inilah yang menjelaskan mengapa pendekatan teologis menjadi sedemikian penting. Hak-hak fundamental kelompok minoritas bukan hanya dibela sebagai non-derogable rights dalam konstruksi hukum, tapi juga memiliki basis paradigmatik dalam khazanah Islam.

Dua paragraf adalah penggalan dari buku terbaru karya Dr Najib Burhani yang dierbitkan oleh Gramedia tahun 2019 yang kita semua sedang menunggunya. Selamat membaca, semoga kita menjadi teman bagi kelompok minoritas untuk mewujudkan kehidupan yang lebih damai, adil, dan sejahtera. Menemani minoritas artinya kita sedang menyemai kedamaian dan keadilan. Tanpa keadilan yang kita perjuangkan, meminjam bahasa Martin L King, maka ketidakadilan bakalan menjadi ancaman bagi siapa saja dimana saja.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *