Inilah Zaman Pengetahuan Bergerak


Indonesia.Pustaka.id-Horgan boleh bilang bahwa ilmu pengetahuan telah mati. Namun manusia masih mengais beragam pengetahuan dan mendistribusikan ke khalayak umum. Catatan apik dari Johannes Pedersen yang menunjukkan bagaimana pengetahuan bergerak di tahun 800 atau 900 di Bumi Arab khususnya. Buku berjudul asli Arabic books ini mengkisahkan bagaimana buku bergerak di zaman islam tahun 700an ke atas. Ada masjid sebagai pertemuan ilmuwan yang mendiktekan dan penyalin yang menuliskan sebagai manuskrip dan kemudian jadi buku… Dengan proses yang luar biasa penuh dedikasi pencerahan.

abad-abad pengetahuan telah memanen hasilnya. “…bahwa dunia ini rasanua bisa diubah karena kita mau membaca “, kata Don Quixote. Wajar saja Roni Tabroni penulis muda menyatakan ‘bahkan membaca adalah obat. Obat bagi yg insomnia. Org yg sulit tidur, jika melakukan aktivitas membaca bisa langsung terlelap.”

Bangsa ini rupa-rupanya ada kesadaran kembali kepada pengetahuan yang ditandai geliat literasi di berbagai penjuru Nusantara. “Komunitas literasi bertambah seperti deret ukur, sedangkan pertumbuhan buku seperti deret hitung atau dengan kalimat lebih halus, bahwa jumlah orang yang terhubung dengan komunitas literasi bertambah seperti deret ukur, sedangkan pertumbuhan buku seperti deret hitung. Kini kita lihat pergerakan di Indonesia dalam sepekan awal Maret ini sebagian dirangkum dalam berita foto dengan caption masing-masing”, Ujar David Efendi, ketua serikat Taman Pustaka.

ROTS (RBK On The Streat) merupakan salah satu perpustakaan yang ada di kota Yogyakarta. mulai aktif mendatangkan buku lebih dekat kepada pembaca sejak 2014 lalu. ROTS setiap Minggu pagi selalu berlapak di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, atau masyarakat lebih akrab dengan alun-alun Kidul.

Rangsel Pustaka Lamongam, Minggu pagi 4 Maret 2018 di alun-alun Lamongan

Ponorogo
Nyatanya minat baca di Bantul sangat tinggi. Omah Moco ngelapak di pantai baru
Tegal, Rumah Baca Matahari
Pusjal kudus bersama gubuk warna dan omah aksi di alun-alun Jepara.

Gerakan Pantura Membaca lamongan oleh Rumah Baca Cahaya dibuka seminggu dua kali di Jumat dan Minggu sore jam 14.00-18.00 WIB

Maos Corner IPM, Magelang
Komunitas SERASI Surabaya mengadakan Taman Baca Keliling di taman Prestasi Surabaya
Buka Lapak Baca dan Cek Darah Gratis di Taman Deo Kota Sorong Papua Barat
Bersama Pegiat Literasi Kota Sorong KIBAS dan PEJAKOS
Pustaka Pinggiran dan Gubuk Literasi di Area Pameran Buku Pesta Buku Ponorogo 1-8 Maret 2018